Info Terbaru

Ada pertemuan, ada kebersamaan, dan selalu ada perpisahan. Namun tidak semua perpisahan berakhir dengan jarak—sebagian justru meninggalkan jejak kenangan yang akan terus hidup dalam cerita.

Sekitar tujuh bulan lamanya, sejak 3 Juni 2025, SMP Negeri 1 Kaliwungu (Grituka) dipimpin oleh Plt. Kepala Sekolah, Ahmad Hadziq Zaka, S.Pd., M.Si. Dalam waktu yang relatif singkat, Pak Zaka hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menumbuhkan rasa kekeluargaan, kebersamaan.

Hingga pertengahan Desember 2025, tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah kepada Kepala Sekolah definitif, Merta Irawan, S.Pd., M.Kom. Namun sebelum itu, ada momen penuh makna yang akan selalu dikenang oleh keluarga besar Grituka.

Apel Pagi yang Penuh Makna

Pada Jumat, 12 Desember 2025, apel pagi menjadi saksi pamitan Pak Zaka bersama seluruh siswa SMP Negeri 1 Kaliwungu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan motivasi dengan tema yang begitu membekas:
“Bermimpi di Surganya Grituka.”

Beliau menuturkan bahwa meskipun masa tugasnya sebagai Plt Kepala Sekolah tidak sampai satu tahun, kebahagiaan dan rasa syukur begitu besar karena sambutan hangat yang diterimanya sejak awal. Kekompakan, kerja keras tenaga pendidik, serta semangat juang siswa menjadi kenangan tersendiri yang sulit dilupakan.

Pak Zaka juga mengapresiasi prestasi siswa Grituka yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi, salah satunya Juara 1 Lomba Ndagel Bahasa Jawa tingkat Provinsi Jawa Tengah—sebuah bukti bahwa mimpi besar dapat lahir dari kerja keras dan kebersamaan.

Dalam pesannya kepada para siswa, beliau mengingatkan bahwa merekalah generasi penerus. Sepuluh hingga lima belas tahun ke depan, dari barisan siswa inilah akan lahir dokter, guru, tentara, polisi, dan berbagai profesi lainnya yang akan mengabdi untuk bangsa.

Titik, Koma, dan Sebuah Perpisahan

Sehari setelahnya, 13 Desember 2025, digelar acara pisah sambut Kepala Sekolah. Dalam sambutan perpisahannya, Pak Zaka menyampaikan sebuah refleksi yang menyentuh, tentang titik dan koma dalam perjalanan hidup dan pengabdian:

“Memang ini saat yang tepat untuk tugas menjadi titik berhenti.
Saya bertugas di Grituka.
Tetapi jika tugas ini berhenti sampai di titik, tidak menjadi koma,
maka tidak berarti kita pun harus koma.”

Beliau melanjutkan dengan kalimat yang menghangatkan suasana:

“Karena hari ini saya undur diri dan katakan ‘good bye’,
ingatlah masih ada good di masa lampau untuk kita kenang
dan enak untuk kita ceritakan—
antara aku, kamu…
iya, kamu…
dan tentunya bersama Grituka.”

Kata-kata sederhana, namun sarat makna tentang kenangan, hubungan, dan rasa memiliki.

Keteladanan yang Tak Terlupakan

Di akhir sambutan, Pak Zaka berbagi cerita yang menjadi cermin keteladanan para guru Grituka. Meski jam kerja pegawai hingga pukul 14.00, beliau sering merasa tidak enak pulang lebih awal karena masih melihat guru-guru setia berada di sekolah hingga pukul 15.00 bahkan 16.00, melatih dan mendampingi siswa dengan penuh dedikasi.

Sebuah gambaran nyata bahwa disiplin dan pengabdian di Grituka bukan sekadar kewajiban, melainkan panggilan hati. Hal ini terasa istimewa, mengingat Pak Zaka juga harus membagi waktu dengan tugas utamanya di SMP Negeri 4 Tengaran.

Kenangan yang Abadi

Acara ditutup dengan foto bersama di aula dan di lapangan, menjadi penanda akhir masa tugas sekaligus awal cerita baru. Bukan akhir dari hubungan, melainkan koma dalam perjalanan panjang keluarga besar Grituka.

Terima kasih, Pak Zaka, atas pengabdian, keteladanan, dan mimpi-mimpi yang telah ditanamkan.
Grituka akan selalu menjadi bagian dari cerita Bapak,
dan Bapak akan selalu menjadi bagian dari sejarah Grituka.


📸 Dokumentasi Kegiatan


 









VISI & MISI CALON KETUA OSIS

1. Bellvania Arlea Setyanto

Visi:

Mewujudkan OSIS yang inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab, menumbuhkan generasi siswa yang berprestasi, beriman, dan bertaqwa.

Misi:

  • Menerapkan perilaku 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun).
  • Mendorong siswa-siswi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.
  • Mengasah potensi siswa-siswi di bidang akademik maupun non-akademik.
  • Membentuk pengurus OSIS yang bertanggung jawab serta menjadi teladan.
  • Menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa, guru, serta karyawan.

2. Delano Istiqfahri Ramadan

Visi:

Mewujudkan organisasi siswa yang unggul dalam prestasi akademik dan non-akademik, serta berkarakter mulia.

Misi:

  • Mengoptimalkan wadah pengembangan bakat dan minat siswa di bidang non-akademik melalui kegiatan ekstrakurikuler (olahraga, seni budaya, karya ilmiah).
  • Menjadikan OSIS sebagai teladan dalam penerapan tata tertib sekolah dan menjunjung tinggi sopan santun.
  • Menciptakan OSIS yang responsif terhadap aspirasi seluruh siswa.

3. Nur Aisyaturrodiyah

Visi:

Menuju OSIS yang inspiratif, kolaboratif, dan berdampak positif.

Misi:

  • Menyelenggarakan kegiatan yang memperkuat nilai ketuhanan siswa melalui kegiatan keagamaan dan penelitian karakter.
  • Menciptakan hubungan yang baik dan berkualitas antara siswa, guru, warga sekolah, dan alumni.
  • Meningkatkan peran OSIS dalam mendukung kegiatan sekolah seperti akademik, ekstrakurikuler, serta kegiatan amal dan kepedulian sosial.
  • Mendukung lingkungan sekolah yang ramah lingkungan dengan mengajak siswa menjaga kebersihan serta mengedukasi pentingnya menjaga lingkungan.

4. Armilda Gading Garinarka

Visi:

Menjadikan OSIS sebagai pionir perubahan dengan mengedepankan kedisiplinan, inovasi teknologi, dan partisipasi aktif seluruh siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang unggul dan berintegritas.

Misi:

  • Menguatkan landasan karakter dan akhlak.
  • Membudayakan kedisiplinan bagi setiap siswa.
  • Mendorong siswa menjadi inovatif dan melek teknologi.
  • Mengembangkan ruang ekspresi dan bakat.
  • Mengoptimalkan prestasi akademik dan non-akademik.

Kaliwungu, Kabupaten Semarang — Suasana haru terasa di lapangan upacara SMP Negeri 1 Kaliwungu pada kegiatan apel pagi yang digelar khusus untuk melepas salah satu guru terbaik dan paling senior, Ibu Manisem, guru Matematika yang telah mengabdi selama 32 tahun.


Apel pagi ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa. Pada kesempatan tersebut, Ibu Manisem menyampaikan sambutan perpisahan yang penuh kenangan. Beliau mengingat kembali masa awal bertugas saat sekolah ini masih bernama SMPN 2 Susukan. Dengan adanya pemekaran wilayah Kabupaten Semarang, sekolah kemudian berubah nama menjadi SMP Negeri 1 Kaliwungu.


“Nama boleh berubah, tetapi semangat kebersamaan dan kekeluargaan di sekolah ini tidak pernah berubah. Saya bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan panjang sekolah ini,” ujar Ibu Manisem dengan suara yang sempat bergetar.


Menutup sambutannya, Ibu Manisem menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga sekolah. “Selama 32 tahun ini tentu ada banyak hal yang terjadi. Saya memohon maaf jika ada kata atau perbuatan yang kurang berkenan. Terima kasih atas semua dukungan, kebersamaan, dan kerja sama yang baik selama ini,” tuturnya sebelum sesi salam-salaman dimulai di lapangan.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMP Negeri 1 Kaliwungu Ahmad Hadziq Zaka memberikan sambutan penghargaan untuk pengabdian panjang Ibu Manisem. “Atas nama keluarga besar sekolah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Tiga puluh dua tahun bukan waktu yang singkat. Ibu Manisem telah mendidik ribuan siswa dengan penuh dedikasi. Kami mendoakan semoga Ibu selalu sehat, bahagia, dan menikmati masa purnabakti dengan penuh keberkahan.”


Acara perpisahan di lapangan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari sekolah, ucapan selamat dari para siswa, serta sesi foto bersama yang hangat dan penuh keharuan.


Selamat memasuki masa purnabakti, Ibu Manisem. Terima kasih atas 32 tahun pengabdian, keteladanan, dan cinta untuk dunia pendidikan.

Galeri Foto:





Weningsari Raih Juara 1 Lomba Melukis Cerita Bergambar di Sippa Dhamma Samajja Kabupaten Semarang

Weningsari

Semarang – Weningsari, siswi kelas 9.A SMP Negeri 1 Kaliwungu, berhasil meraih Juara 1 Lomba Melukis Cerita Bergambar dalam ajang Sippa Dhamma Samajja Kabupaten Semarang yang digelar di SD Dharma Mulia, Sabtu (27/9/2025).

Dalam lomba tersebut, SMP Negeri 1 Kaliwungu mengirimkan tiga wakil, yakni Weningsari kelas 9.A, Restu kelas 9.A, dan Jelita kelas 8.A. Dari ketiga peserta, Weningsari berhasil tampil menonjol hingga meraih juara pertama berkat kreativitas dan kemampuan menyajikan cerita bergambar yang memikat dewan juri.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMP Negeri 1 Kaliwungu serta diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang seni maupun bidang lain.


 

Kaliwungu – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Semarang sukses digelar pada Kamis, 18 September 2025, di SMP Negeri 1 Kaliwungu. Ajang bergengsi ini diikuti oleh siswa SMP Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Semarang dengan mempertandingkan tujuh jenis lomba, yaitu sesorah, maca lan nulis aksara Jawa, maca geguritan, nembang macapat, mendongeng, menulis cerkak, dan ndagel ijen.

Sebagai tuan rumah, SMP Negeri 1 Kaliwungu mengirimkan 12 siswa sebagai perwakilan dalam berbagai kategori lomba. Dari kompetisi tersebut, sekolah ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua gelar juara sekaligus.

Briegazz Arda Danantyo berhasil meraih Juara 1 ndagel ijen putra, sementara Dwi Kartika Sari Risyanti tampil gemilang dengan menyabet Juara 1 ndagel ijen putri. Kedua siswa ini selanjutnya akan menjadi wakil Kabupaten Semarang untuk berlaga pada FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan di Surakarta pada 14–16 Oktober 2025 mendatang.

Kepala SMP Negeri 1 Kaliwungu menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan para siswa. “Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus motivasi bagi siswa lain untuk terus melestarikan bahasa, sastra, dan budaya Jawa melalui kegiatan positif seperti FTBI,” ungkapnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan program tahunan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu, khususnya bahasa Jawa, agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Berikut beberapa foto dokumentasi kegiatan FTBI 2025




Kaliwungu, 9 Juli 2025 – SMP Negeri 1 Kaliwungu menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Plt. Kepala Sekolah pada Rabu, 9 Juli 2025, bertempat di Aula SMP Negeri 1 Kaliwungu. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pejabat dari Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 1 Kaliwungu.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ibu Asih, selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, serta Bapak Nuryanta, Pengawas Sekolah Disdikbudpora Kab. Semarang. Acara ini menjadi momen resmi pergantian kepemimpinan dari Drs. Muh Musi’in, M.Pd. sebagai Plt. Kepala Sekolah sebelumnya, kepada Ahmad Hadziq Zaka, S.Pd., M.Si., yang kini resmi menjabat sebagai Plt. Kepala Sekolah SMPN 1 Kaliwungu, sembari tetap merangkap jabatan sebagai Kepala Sekolah di SMPN 4 Tengaran.

Dalam sambutannya, Ibu Asih menjelaskan bahwa penunjukan Plt. Kepala Sekolah yang baru dilakukan di tengah masa tahun pelajaran bukan tanpa alasan. “Penunjukan ini merupakan bagian dari penyesuaian regulasi kepegawaian dan administrasi yang memang tidak memungkinkan dilakukan pada awal tahun ajaran. Meskipun waktunya terasa ‘tanggung’, kami berharap roda kepemimpinan tetap berjalan dengan baik tanpa mengganggu proses pembelajaran,” ujarnya.

Drs. Muh Musi’in, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama seluruh civitas akademika selama masa kepemimpinannya. Ia berharap estafet kepemimpinan ini dapat dilanjutkan dengan semangat yang sama untuk memajukan SMPN 1 Kaliwungu.

Sementara itu, Ahmad Hadziq Zaka, S.Pd., M.Si. menyambut baik amanah baru yang diembannya. Ia menyatakan siap melanjutkan program-program kerja yang telah dirintis oleh Plt. sebelumnya serta bersinergi dengan seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan di SMPN 1 Kaliwungu. “Dengan dukungan bersama, insyaallah kita bisa melanjutkan capaian yang sudah ada dan mendorong inovasi baru demi kemajuan sekolah,” ungkapnya.

Acara sertijab ini ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan ramah tamah seluruh tamu undangan. Semoga dengan kepemimpinan baru ini, SMPN 1 Kaliwungu semakin berprestasi dan menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Semarang.

Berikut beberapa foto kegiatan Sertijab:





MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget